Mekarsari, Kuningan (Jawa Barat) — Bupati Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi menetapkan Desa Mekarsari sebagai desa percontohan (role model) digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mempercepat transformasi digital di wilayah pedesaan guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi informasi.
Penetapan ini menunjukkan kepercayaan pemerintah daerah terhadap kesiapan Desa Mekarsari dalam menerapkan teknologi digital untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bupati Kuningan berharap agar desa ini mampu menjadi teladan bagi desa-desa lain dalam pemanfaatan teknologi secara efektif dan berkelanjutan.
Proses pendampingan dalam pengembangan situs resmi Desa Mekarsari dilakukan melalui kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati (FISIP UGJ). Tim dosen dan mahasiswa FISIP UGJ terlibat aktif dalam pembuatan desain, pengelolaan konten, hingga pelatihan aparatur desa agar dapat mengelola website secara mandiri dan profesional.
Kepala Desa Mekarsari, Bapak Carwan, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati dan Diskominfo. Ia menilai kehadiran website desa merupakan langkah penting untuk memperkenalkan potensi lokal, meningkatkan transparansi informasi publik, dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan desa.
"Saya Carwan Kepala Desa Mekarsari Periode 2023 - 2031 mengucapkan Terimakasih banyak yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan karena sudah memberikan kepercayaan kepada desa mekarsari untuk menjadi salah satu dari 6 desa yang menjadi contoh desa digital. Sehingga Desa Mekarsari dapat berkontribusi terhadap Informasi Digital kepada Masyarakat mengikuti zaman di era globalisasi digital ini. Saya ucapkan Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada FISIP UGJ yang telah melakukan pendampingan untuk mengisi website dan pendampingan SDM di Desa Mekarsari, Peran penting FISIP UGJ dalam Desa Digital yang diterima oleh Desa Mekarsari membantu kami dalam mempercepat Pembangunan Desa Digital sehingga masyarakat Desa Mekarsari dan halayak umum dapat mengakses Website Desa Mekarsari. Dan semoga FISIP UGJ semakin maju dan Melesat." ungkap Bapak Carwan.
Sementara itu, Dr. Iskandar Zulkarnaen, S.Sos., M.Si., dosen FISIP UGJ yang memimpin program pendampingan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat dari kalangan akademisi. Kolaborasi tersebut tidak hanya membantu desa dalam memenuhi kebijakan pemerintah terkait penggunaan domain desa.id, tetapi juga menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama yang mempelajari mata kuliah Governansi Digital.
Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah desa ini diharapkan dapat menjadikan Mekarsari sebagai inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Barat dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Dengan diresmikannya website Desa Mekarsari, akses terhadap informasi publik menjadi lebih mudah dan terbuka. Website tersebut tidak hanya menjadi sarana komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, tetapi juga sebagai media promosi potensi lokal, mulai dari pertanian, UMKM, hingga kegiatan sosial dan budaya.
Transformasi digital ini diharapkan menjadi awal menuju tata kelola desa yang modern, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendukung visi Bupati Kuningan untuk menjadikan kabupatennya unggul dalam digitalisasi pedesaan.



